Cita-cita sederhana

Jalan-jalan kota kian tahun kian melebar, namun arus kendaraan justru kian padat

Ada yang berlalu, ada yang datang. Entah kemana mereka menuju.

Dibalik laju valuasi industri, berjuta harap berkobar juang di bawah tandu.

Tandu-tandu kapitalisme

Dalam kelumit prosesnya, tak sedikit harus berkorban nyawa.

Industri terus berlanjut!

Tidakkah hiruk pikuk ini merasa lelah? Tidakkah ingin istirahat sejenak sembari bertanya: sudah sampai mana kita tadi?

Ternyata mimpi-mimpi itu masih terpajang rapi di dalam etalase kaca.

24 jam sepertinya terlalu singkat untuk angan dan cita yang dipupuk sejak bangun di pagi hari.

Sudahlah…

Aku berharap suatu saat hanya bekerja 6 jam sehari. Selebihnya aku ingin menikmati waktu dengan minum kopi, baca buku, dan bercerita denganmu

Pallangga 22 Januari 2022

Tinggalkan komentar